TAK SEKADAR MENJAGA PERBATASAN, PRAJURIT SATGAS YONKAV 3/AC MENANAMKAN NILAI IMAN DAN AKHLAK

    TAK SEKADAR MENJAGA PERBATASAN, PRAJURIT SATGAS YONKAV 3/AC MENANAMKAN NILAI IMAN DAN AKHLAK

    Nanga Badau, Kalimantan Barat - Prajurit Satgas Yonkav 3/AC tidak hanya menjalankan tugas pokok menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga aktif menanamkan nilai-nilai iman dan akhlak kepada masyarakat di wilayah penugasan.

    Melalui kegiatan keagamaan dan pembinaan moral, para prajurit Satgas Yonkav 3/AC berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun karakter generasi muda yang berlandaskan keimanan dan akhlak mulia. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh kebersamaan dan keikhlasan, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    Komandan Satgas Yonkav 3/AC, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos, menyampaikan bahwa pembinaan iman dan akhlak merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis di wilayah perbatasan. 

    “Menjaga perbatasan tidak hanya soal keamanan fisik, tetapi juga menjaga moral dan nilai-nilai luhur masyarakat. Dengan iman dan akhlak yang kuat, diharapkan masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, ” ujarnya.

    Kehadiran prajurit Satgas Yonkav 3/AC pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat, yang merasa terbantu dan diperhatikan tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga pembinaan spiritual.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Yonkav 3/AC menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pembina, demi terwujudnya perbatasan negara yang aman, sejahtera, dan berakhlak mulia.

    🔆ANDHAKA CAKTI BERHASIL🔆
    🇮🇩ANDHAKA UNTUK INDONESIA🇮🇩

    ⚙️TRI DAYA CAKTI⚙️

    #badau
    andhaka

    andhaka

    Artikel Sebelumnya

    PRAJURIT SATGAS YONKAV 3/AC TERIMA PEMBEKALAN...

    Artikel Berikutnya

    SATGAS PAMTAS YONKAV 3/AC LAKSANAKAN RENOVASI...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan
    PPATK Ungkap Rp992 T Dana Ilegal dari Tambang Emas Tanpa Izin

    Ikuti Kami