KEBERSAMAAN DI TAPAL BATAS, SATGAS PAMTAS YONKAV 3/AC DAN TDM KARYA BAKTI DI TUGU KEDAULATAN

    KEBERSAMAAN DI TAPAL BATAS, SATGAS PAMTAS YONKAV 3/AC DAN TDM KARYA BAKTI DI TUGU KEDAULATAN

    Nanga Badau, Kalimantan Barat - Satgas Pamtas Yonkav 3/AC bersama Tentera Darat Malaysia (TDM) melaksanakan kegiatan karya bakti di Tugu Kedaulatan Nanga Badau sebagai wujud kepedulian terhadap nilai sejarah serta upaya mempererat hubungan kerja sama di wilayah perbatasan.

    Kegiatan karya bakti ini difokuskan pada pembersihan area sekitar tugu, perawatan fasilitas, serta penataan lingkungan agar tetap terjaga kebersihan dan keindahannya. Tugu Kedaulatan Nanga Badau merupakan simbol penting kedaulatan negara sekaligus penanda wilayah perbatasan yang memiliki nilai strategis dan historis.

    Dansatgas Pamtas Yonkav 3/AC Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan dan kelestarian tugu, tetapi juga sebagai sarana memperkuat sinergitas dan hubungan harmonis antara Satgas Pamtas dengan TDM dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan.

    “Karya bakti ini merupakan bentuk nyata kerja sama dan kebersamaan antara aparat keamanan kedua negara, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kepedulian terhadap simbol kedaulatan negara, ” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan baik antara Satgas Pamtas Yonkav 3/AC dan TDM semakin solid, serta dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah perbatasan Nanga Badau.


    🔆ANDHAKA CAKTI BERHASIL🔆
    🇮🇩ANDHAKA UNTUK INDONESIA🇮🇩

    ⚙️TRI DAYA CAKTI⚙️

    #badau
    andhaka

    andhaka

    Artikel Sebelumnya

    PERKUAT KETAHANAN PANGAN, SATGAS PAMTAS...

    Artikel Berikutnya

    SATGAS PAMTAS YONKAV 3/AC LAKSANAKAN RENOVASI...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Gus Yaqut Bungkam Soal Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan

    Ikuti Kami