Prajurit Perbatasan Asah Kemampuan Bela Diri Pencak Silat Militer

    Prajurit Perbatasan Asah Kemampuan Bela Diri Pencak Silat Militer

    Demi menjaga ketangguhan fisik dan kesiapan tempur di garis depan, para prajurit Satgas Pamtas Yonkav 3/AC yang bertugas di sektor timur perbatasan Kalimantan Barat tak henti-hentinya mengasah diri. Kali ini, fokus latihan tertuju pada seni bela diri Pencak Silat Militer (PSM), sebuah disiplin yang diharapkan mampu membentuk prajurit yang sigap dan bermental baja.

    Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah investasi berharga untuk mempertajam naluri bertarung setiap anggota. Dari gerakan dasar yang kokoh hingga jurus lanjutan yang taktis, setiap teknik diajarkan dan dipraktikkan dengan serius, disesuaikan dengan kebutuhan operasional nyata di lapangan yang penuh dinamika.

    Dansatgas Pamtas Yonkav 3/AC, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos, menekankan betapa krusialnya kemampuan bela diri bagi seorang prajurit, terutama ketika mengemban tugas mulia di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan unik.

    "Kemampuan bela diri adalah salah satu pondasi penting yang harus dimiliki oleh setiap prajurit kita. Ini sangat vital dalam mendukung pelaksanaan tugas di perbatasan yang memiliki dinamika dan tantangan tersendiri, " ujar Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto.

    Beliau menambahkan, "Melalui latihan PSM ini, kami berharap prajurit tidak hanya memiliki fisik yang prima, tetapi juga mental yang sigap dan kepercayaan diri yang tinggi ketika menghadapi potensi ancaman di lapangan."

    Suasana latihan terasa begitu hidup, dipenuhi semangat dan antusiasme dari seluruh prajurit yang terlibat. Lebih dari sekadar ajang peningkatan kapabilitas individu, kegiatan ini juga menjadi wadah berharga untuk mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan jiwa korsa yang kuat di antara sesama anggota Satgas. Kebersamaan ini menjadi modal penting dalam menghadapi setiap tugas yang diemban.

    Dengan komitmen untuk terus menggelar latihan bela diri secara berkelanjutan, Satgas Pamtas Yonkav 3/AC menegaskan dedikasinya untuk senantiasa menjaga profesionalisme dan kesiapan tempur demi mengemban amanah negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan Indonesia.

    satgas pamtas pencak silat militer bela diri militer perbatasan indonesia tni ad latihan militer
    andhaka

    andhaka

    Artikel Sebelumnya

    TNI dan Warga Gotong Royong Panen Padi di...

    Artikel Berikutnya

    Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto: Kenaikan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut

    Ikuti Kami